Penerima Telepon Kantor Akuntan Publik Andiek Sumaryono dan Rekan Mengecewakan!
Saya bermaksud untuk membuat janji dengan salah seorang profesional di kantor Akuntan Publik Andiek Sumaryono dan Rekan dengan maksud untuk meminta bantuan mereka melakukan audit keuangan perusahaan saya, pada hari senin tanggal 16 Oktober 2006 saya menelepon kantor mereka yang kemudian diangkat oleh seorang wanita, dia menanyakan keperluan saya, dan saya bilang kalau saya mau buat janji dengan akuntan publik yang ada di kantor tersebut, saya mau membicarakan tentang kebutuhan audit perusahaan, kemudian dia bilang, oh, pak Sumaryono-nya sedang tidak ada di tempat pak, mungkin bisa telepon lagi nanti, hmm... saya bilang, begini saja mba' mohon saya dibuatkan janji untuk bertemu beliau pada hari rabu tanggal 18 Oktober 2006 jam 11 siang, bisa? tanya saya, baik pak, akan saya konfirmasikan dengan beliau, ada yang lainnya? dia bilang, cukup begitu saja dulu, saya bilang end of conversation..
Besoknya, pada hari selasa tanggal 17 Oktober 2006 jam 13.45 WIB saya telepon lagi ke mereka untuk melakukan konfirmasi ulang, tuuutt..tuuutt.. halo? telepon diangkat, ya? dia bilang, Saya Ridwan Abadi, ini kantor akuntan publik Andiek Sumaryono dan Rekan? tanya saya, saya mau konfirmasi saja untuk pertemuan hari Rabu nanti jam 11 siang, hening... maaf? anda siapa? mau bertemu dengan siapa ya? tanya dia, saya bilang, oh, saya sudah buat janji dengan salah seorang akuntan publik di tempat anda kemarin. Saya ibu wulan Tidak ada catatan apa apa tuh di meja saya, dia bilang... OMG, dalam hati saya, memangnya seperti apa sih jenis komunikasi yang terjalin di kantor mereka sampai satu sama lain tidak mengetahui perkembangan kantor mereka... sabar.. sabar.. lagi puasa nih, pikir saya... lebih baik saya coba rubah jenis pertanyaannya, mungkin yang tadi agak sulit dimengerti... hening di seberang... gilaaa, mendingan gw cari akuntan publik lain aja deh, awalnya aja udah kaya gini... makasih atas waktunya bu wulan, selamat siang... *klik* the firm has just lost a deal that worth 50 Million Rupiah just because one of the employee doesn't have the proper respect for the prospect client, what a waste...
perlu diingat bagi para akuntan publik yang ada di luar sana, mohon perhatikan baik baik para pegawai anda yang bertugas untuk menerima telepon dari klien, jangan sampai anda menjadi bangkrut gara-gara pegawai anda tidak tahu cara memperlakukan tamu dengan benar, petik pelajaran anda dari kasus di atas, sori nich, frankly speaking...
Read more...
Bagaimana Cara Memanfaatkan Friendster Untuk Bisnis Anda?
Pernah mengalami kesulitan untuk mencari orang dalam di suatu perusahaan dengan harapan untuk mencari informasi tambahan ataupun memperlancar bisnis anda namun sepertinya susaah sekali untuk melakukan 'penetrasi' ke dalam perusahaan tersebut karena anda tidak mempunyai contact person orang dalam tersebut, nah, mungkin ilmu ini dapat anda terapkan untuk mencari orang tersebut, caranya?
Gunakan friendster atau situs situs hubungan sosial lainnya seperti myspace untuk mencari 'orang dalam' perusahaan yang anda tuju, contohnya, saya coba mengetikan kata-kata PT Medco dalam kategori search companies di situs friendster, hasilnya? ada kurang lebih 1000 orang yang terafilliasi sebagai orang dalam PT Medco dalam situs friendster, nah, kenapa tidak coba hubungi mereka dulu sebagai 'teman' kemudian baru katakan tujuan anda, siapa tahu mereka bisa membantu anda dalam mencapai tujuan anda, semoga berhasil!
Read more...
The Company's Next Project
asacreative sedang mengembangkan website untuk proyek terbarunya di dunia investasi, diharapkan setelah proyek tersebut selesai akan memberikan kontribusi bagi dunia investasi untuk para investor dan perusahaan yang mencari dana untuk mengembangkan perusahaannya, adapun proyek tersebut diberi code "NGI - Project" (Next Generation Investment - Project), berikut adalah informasi sementara dari team asacreative.
Saya:
Sebenarnya apa NGI project ini?
asacreative:
NGI project ini adalah suatu proyek pembuatan website yang berfungsi sebagai mediator bagi para investor dan perusahaan, secara umum bisa dikatakan bahwa website ini nantinya akan menyalurkan investasi yang diterima dari public society di seluruh dunia kepada perusahaan-perusahaan yang terlisting di dalam database kami.
Saya:
Bisa anda berikan contohnya?
asacreative:
Misal ada suatu perusahaan yang hendak meminjam dana untuk mendanai suatu proyek dalam waktu dekat, perusahaan tersebut sudah mencari dana dari Bank-bank dan/atau lembaga-lembaga pembiayaan namun tidak ada satupun yang mau meminjamkan dana kepada mereka karena terlalu beresiko, seperti yang anda ketahui, untuk meminjam dana dari bank, lembaga ataupun melakukan IPO (initial public offering) membutuhkan waktu dan prosedur yang cukup rumit, nah NGI - Project ini akan memberikan terobosan baru dalam hal ini.
Saya:
Cara apa yang akan digunakan para calon investor tersebut untuk berinvestasi dalam perusahaan-perusahaan itu?
asacreative:
saat ini kami masih dalam tahap pengembangan untuk hal tersebut, namun satu hal yang pasti, para calon investor itu bisa berinvestasi dalam jumlah yang sangat minim, misal $10, memang NGI ini khusus ditujukan kepada orang-orang yang mempunyai dana yang tidak terlalu banyak namun ingin berinvestasi.
Saya:
apa yang anda maksud dengan terobosan baru dibidang investasi tersebut?
asacreative:
di lihat dari sisi perusahaan, mereka akan mendapatkan dana dengan cepat namun tidak berbelit-belit seperti bila melakukan IPO ataupun meminjam dana dari Bank, sedangkan dari sisi investor, mereka akan mendapatkan pemasukan yang sangat bagus dengan cara yang tidak rumit, prosesnya akan seperti membeli barang melalui internet saja, apalagi jika mereka pandai memilih dalam berinvestasi, siapa tahu perusahaan tempat mereka berinvestasi bisa menjadi perusahaan multinasional suatu hari nanti.
Read more...
$$ / Artikel
payperpost.com melakukan program advertising yang melibatkan para blogger untuk menulis sesuatu yang mereka inginkan dalam situs para blogger, yang tentu saja dengan imbalan berupa $$, hal ini menyebabkan pro dan kontra dikalangan para blogger disebabkan tulisan yang diminta oleh payperpost.com berupa ulasan mengenai hal-hal yang bagus mengenai suatu perusahaan tertentu yang terafiliasi dengan mereka, sayangnya, mereka hanya membayar orang yang telah mempunyai rekening di Paypal, dan hal ini tidak mungkin dilaksanakan oleh kebanyakan blogger dari Indonesia karena Paypal telah mem-black listed Indonesia, namun bila anda tertarik, ada beberapa orang yang menawarkan jasa untuk membuka rekening Paypal diluar sana dengan harga yang cukup menarik, mau mencoba?
Read more...
RT/RW Net - Harga Sewa Tiang PLN
Setelah berhasil membangun infrastruktur RT/RW Net saya yang pertama, ada beberapa hal yang mungkin menarik untuk di-share bersama teman-teman, karena saya memakai kabel STP untuk meng-cover seluruh komplek, maka saya mencari informasi untuk menyewa tiang PLN di komplek tersebut (tidak memungkinkan untuk menyewa tiang TELKOM, karena mereka juga merupakan penyedia jasa internet), setelah mendapatkan harga resmi sekitar Rp. 6.500,- / Tiang / Tahun dari seorang teman, maka saya berangkat ke PLN dengan keyakinan bahwa sekalipun mereka 'nembak' harga, maka tidak akan jauh-jauh dari harga resminya...
Setelah kembali dari PLN, saya mendapatkan fakta yang mengejutkan... ternyata ada peraturan baru mengenai tata cara untuk menyewa tiang PLN, dulu memang bisa langsung minta ke distrik yang membawahi target lokasi untuk menyewa tiang PLN, namun sekarang diharuskan untuk membuat Proposal yang ditujukan kepada Direktur PLN untuk diperiksa dan kemudian disetujui (jika relevan) kebetulan pada saat itu berbarengan dengan saya ada anak Binus yang hendak mengajukan hal yang sama dengan saya, jadi begitu sekarang prosedurnya, hmm... pikir pikir pikir... mungkin ada 'backdoor'-nya nih pikir saya, setelah cari-cari informasi beberapa hari, saya dapat, seorang pimpinan lapangan untuk distrik daerah yang hendak saya bangun infrastrukturnya meminta Rp. 45.000,- / Tiang (sekali bayar) hingga kini saya masih mempunyai bukti kwitansi uang yang dia terima dari saya, karena saya menggunakan 63 tiang PLN untuk membentang kabel STP tersebut, maka saya membayar Rp. 2.835.000,- untuk orang PLN tersebut... tidak cukup hingga disitu pimpinan-nya orang tersebut untuk distrik yang lebih luas lagi pun juga meminta dana sebesar Rp.1.500.000,-, alasannya dia adalah 'kan ada banyak orang disini pak'... ok, biar selesai saya turuti saja.
Begitulah teman-teman, pengalaman saya ketika mendirikan RT/RW Net dengan pilihan infrastruktur menggunakan kabel STP, semoga dapat membantu permasalahan yang mungkin anda hadapi dan meningkatkan wawasan anda sekalian...
Read more...
Bank Garansi Palsu Untuk Tender
Tiga hari yang lalu ketika saya sedang meeting dengan salah satu perusahaan ekspor impor di jakarta saya mendengar suatu hal yang menarik... saat itu kita sedang membahas mengenai bagaimana mencari dana sebesar 500 juta sebagai jaminan Bank Garansi untuk mengikuti suatu tender yang besar di departemen-departemen, seperti yang kita ketahui, untuk mengunci dana sebesar itu dalam setifikat Bank Garansi selama proses tender berjalan sangatlah tidak menguntungkan karena perputaran cash flow perusahaan akan terganggu, namun rupanya partner kami yang bernama Mr. X (nama sebenarnya dirahasiakan) mempunyai trik yang bisa menekan biaya jaminan pembuatan Bank Garansi tersebut hingga ke titik 1% - 2% saja...
Mr. X mempunyai beberapa kolega yang bekerja di berbagai Bank di Indonesia untuk memuluskan transaksi tersebut, caranya begini, biasanya nilai suatu Bank Garansi ditentukan dari panitia tender, apakah itu sebesar 3% atau bisa sampai 5% dari nilai proyek, nah bila proyek tersebut bernilai 10 M dan Bank Garansinya ditetapkan senilai 5% itu berarti kita harus menyetor ke Bank pembuat sebesar 500 juta, nah dengan bantuan Mr. X kita hanya perlu membayar 1% dari 500 juta tersebut, yaitu 5 juta rupiah!!! biarpun pihak panitia mengecek kebenaran 'isi' dari Bank Garansi tersebut, dana tersebut tetap akan ada dalam Bank Garansi kita, alias bukan Bank Garansi bodong... meskipun palsu tapi asli dong, hal tersebut bisa terjadi karena Mr. X mengalokasikan sejumlah dana senilai 5% dari 10 M tersebut ke dalam Bank Garansi milik kita.
Bergembiralah karena di Indonesia ini menganut sistem Negosiasi Terpimpin, jadi semua hal dapat dinegosiasikan asal kita tahu orang yang tepat untuk menjalankannya.
Semoga pengalaman saya dapat membantu anda untuk memahami dan memberikan solusi atas permasalahan yang mungkin anda hadapi.
Read more...
Prosedur Yang Benar Untuk Menjadi TKI
Salah seorang teman saya bernafsu untuk bekerja di Arab, alasannya adalah karena ayahnya telah terlebih dahulu bekerja di sana dan cukup sukses karenanya, nah, kemudian dalam proses mencari cara untuk dipekerjakan di sana dia mendapat rekomendasi untuk menemui mantan 'sponsor' ayahnya, setelah bertemu dan mengutarakan maksudnya, sang 'sponsor' minta dibayar di muka sebesar 5 juta rupiah untuk penyalurannya ke Arab, selang 2 minggu kemudian ketika dia sedang bermimpi menjadi sukses disana, sang 'sponsor' datang dan minta tambahan dana sebesar 3 juta lagi, alasannya untuk pelicin katanya, karena teman saya sudah terlalu mempercayainya dana pun langsung digelontorkan...
1 bulan kemudian sang 'sponsor' berkunjung lagi, saat itu teman saya sudah bersiap-siap untuk menerima kabar dirinya akan segera diberangkatkan, dan memang betul sang 'sponsor' berkata bahwa dia akan segera diberangkatkan dalam bulan ini namun dia butuh tambahan dana sebesar 5 juta lagi untuk mengurus dokumen pendukung dan biaya imigrasi lainnya, karena sudah termakan kata-kata 'akan segera diberangkatkan' dana pun langsung cair lagi... sayangnya hingga saat ini boro-boro diberangkatkan, visa dan paspor saja tidak diberikannya, setelah mengecek kesana kemari mencari keberadaan sang 'sponsor' penipu tersebut ternyata orangnya sudah musnah bagai ditelan bumi.
Karena prihatin dengan keadaannya, saya tanyakan prosedur normal bila seseorang hendak bekerja menjadi TKI di arab kepada seorang teman yang kebetulan bergerak di bidang perdagangan 'orang' alias PJ-TKI. teman saya memberikan informasi yang menarik, dia bilang bahwa dia tidak pernah dan tidak akan mau menarik uang seseorang pada saat pertama kali orang tersebut menyatakan mau bekerja di Arab, dia hanya akan meminta orang tersebut menunggu hingga lowongan pekerjaan yang diinginkan oleh orang tersebut telah tersedia, nah setelah lowongan tersebut tersedia baru dia akan meminta uang sebesar 500 - 1 juta rupiah untuk pengurusan paspor dan visa, bila orang yang mau dikirim sudah mempunyai paspor maka dia hanya akan meminta biaya untuk pembuatan visa saja yang besarannya dapat langsung dicek ke kedutaan Saudi Arabia.
Setelah pembuatan paspor dan visa selesai, orang tersebut akan ditempatkan ke penampungan TKI miliknya dan diberikan pelatihan sesuai dengan job des-nya orang tersebut, baru 2 - 3 hari sebelum hari H orang tersebut diberangkatkan dia akan meminta biaya jasa atas penyalurannya, yang biayanya tidak sampai 3 juta'an totalnya, itulah cara normal yang biasa diterapkan di perusahaan PJ-TKI miliknya, mendengar kabar tersebut, teman saya baru sadar bahwa seharusnya dia melakukan penelitian yang lebih mendalam sebelum melakukan kesalahan tersebut.
Semoga pengalaman saya dapat membantu anda untuk memahami dan memberikan solusi atas permasalahan yang mungkin anda hadapi
Read more...